Pengalaman dan keinginan pada saat ini

 

Hallo semuanya kali ini saya ingin menulis tentang pengalaman pribadi saya dan cita cita saya pada saat ini, ya mungkin menurut ku pada saat ini hal tersebut bukanlah cita cita melainkan hobi yang ingin aku kembangkan agar dapat menghasilkan uang atau cuan hehe.

Saat aku memasuki jenjang pendidikan SMA aku memilih untuk masuk ke Madrasah Aliyah Al Falah, saya mengambil jurusan IPA. Kenapa saya memilih jurusan IPA? Menurut saya jurusan IPA memiliki prospek yang lebih besar, misalnya kita bisa memilih untuk kuliah mengambil jurusan saintek atau kita bisa lintas jurusan apabila kedepannya kita merasa tidak sesuai dengan pelajaran pelajaran yang ada di IPA, tetapi bukan berarti jurusan IPA lebih baik daripada jurusan IPS.



Setelah saya masuk di kelas IPA kemudian ada pengenalan eskul yang ditunjukkan oleh kaka kelas, pada saat itu aku tertarik pada eskul KIR. Apa itu KIR? KIR adalah kepanjangan dari Kelompok Ilmiah Remaja, pada saat itu eskul KIR menampilkan karya mereka Smart Trashscan yaitu tempat sampah yang dilengkapi dengan sensor jarak yang ketika dalam jarak tertentu jika didekatkan kemudian tutup tempat sampah tersebut bisa terbuka dengan sendirinya. Dan KIR juga menampilkan karyan yang lainnya, karena hal tersebutlah aku tertarik dengan eskul KIR dan memutuskan untuk bergabung kedalam eskul KIR.

Kemudian setelah aku bergabung dengan eskul KIR aku mulai mengikuti kegiatan kegiatannya, Kegiatannya biasa dilakukan pada sabtu pagi di lab Biologi milik sekolah, kegiatannya dari jam 7 pagi sampai jam 5 sore. Di eskul ini terdapat 1 guru pembimbing yaitu bang ilman, dia yang selalu mengajarkan dan mengarahkan jika ada murid yang mengikuti perlombaan.

Jika pada hari biasa (tidak ada perlombaan yang diikuti oleh para murid), pada hari sabtu tetap ngumpul untuk saling berbincang dan sharing ilmu pengetahuan. Biasanya membahas tentang alat atau karya orang yang sedang hangat atau sedang diperbincangkan oleh masyarakat karena memiliki dampak yang bermanfaat bagi masyarakat atau membahas tentang projek kita selanjutnya, misalnya membahas tentang apa saja yang dibutuhkan untuk membuat alat yang kita inginkan agar dapat terwujud, bisa dari bahan bakunya dan proses pemrograman alat tersebut.

Kemudian kita juga belajar tentang membuat karya tulis. Dari mempelajari cara membuat karya tulis aku jadi tau cara membuat suatu karya tulis dan bisa mengetahui susunan babnya. Kemudian di eskul KIR kita juga diajarkan untuk presentasi yang bagus dan agar percaya diri ketika sedang presentasi.

Waktu aku kelas 2, aku dipilih oleh guru pembimbingku untuk mengikuti lomba, lomba tersebut lomba KIR se daerah Jakarta Barat. Aku mengajukan ide ku kepada guru pembimbingku untuk membuat “KUDA BELER” kepanjangannya adalah Kursi Roda Bertenaga Elektrik. Dalam membuat alat ini aku tidak sendirian, aku dibantu oleh kakak kelasku dan teman teman ku. Dalam lomba ini bukan hanya robot atau penemuannya saja yang dibutuhkan tetapi kita juga perlu membuat karya tulisnya dan PPT untuk dipresentasikan kepada juri dan para penonton. Aku sempat kebingungan bagaimana caranya aku bisa mendapatkan kursi roda, sedangkan harga kursi roda yang bekas saja juga tetap mahal harganya, namun aku terselamatkan karena temanku memiliki kursi roda yang sudah tak terpakai dan aku diberikan izin untuk memakainya dan memodifikasinya. Setelah itu mulai lah kami membangun alat yang sudah aku rencanakan dengan bantuan guru pembimbingku, kaka kelas dan teman teman ku. Aku juga harus menulis karya tulis alat tersebut yang berisi tentang penelitian dan segala tentang alat tersebut.

Dan pada saat semuanya sudah hampir siap, suatu alat yang sangat dibutuhkan untuk menggerakkan dan mengontrol alat tersebut meledak ketika dipasang, kami memang memiliki cadangan tetapi semua cadangan tersebut tidak dapat berfungsi juga. Aku mencoba untuk memperbaiki alat tersebut dengan solder tetapi usaha tersebut tidak berhasil. Dan akhirnya aku harus tetap mengikuti lomba tersebut walaupun alat yang aku bangun gagal dan tidak bisa dioperasikan. Aku memutuskan untuk tidak membawa alat tersebut ke tempat lomba walaupun kaka kelas ku sudah menasehati untuk tetap membawa alat tersebut. Dan benar saja ketika aku mengikuti lomba tersebut tanpa membawa alat, muncul lah rasa ketidak percayaan kepada diri sendiri, karena peserta yang lain juga ada yang alatnya tidak berfungsi tetapi dia tetap membawa alatnya. Dan kemudian ketika di panggung aku mempresentasikan PPT ku dan di sana terdapat foto alat ku tetapi  aku sangat gugup didepan para juri dan sulit untuk menjelaskan tentang alat ku sendiri, sehingga aku gagal untuk mendapatkan juara.

Ku sadari itu memang kesalahan ku karena kurangnya dalam persiapan dan kurangnya berlatih dalam mempresentasikan dihadapan orang banyak. Dan aku mengucapkan banyak terimakasih kepada semua orang yang telah membantu ku dalam lomba ini dan aku meminta maaf karena aku gagal untuk mendapatkan juara.



Kemudian pada saat ini aku memiki suatu keinginan yaitu aku ingin bisa menjadi seorang fotografer, aku sudah memulai untuk lebih sering memotret gambar. Aku mulai mewujudkan sebagai seorang fotografer dengan memotret dengan menggunakan Hand Phone, ya pada saat ini memang sudah banyak juga orang yang menggunakan Hand Phone untuk berkarya sebagai fotografer. Pada saat ini aku tertarik dengan aliran street fotografi.Fotografi jalanan umumnya memuat objek yang diambil di ruang terbuka publik dalam kondisi candid atau tanpa pengarahan. Belum ada kesepakatan mengenai padanan yang baku untuk street photography dalam bahasa Indonesia, namun istilah fotografi jalanan sering dipakai dalam beberapa kesempatan. Foto-foto dalam street photography dapat mengambil lokasi dari berbagai ruang publik seperti jalan, pasar, mal, terminal, stasiun kereta api, dan sebagainya.

Kenapa saya memilih aliran street fotografi? Karena pada street fotografi saya fikir tidak menuntut agar kita menggunakan alat yang begitu bagus, karena pada street fotografi kita bisa menggunakan handphone untuk memotret objek di lingkungan umum. Dan aku juga sedang mengusahakan untuk memiliki kamera sungguhan agar aku bisa lebih mendalami tentang fotografi.

Mungkin sekian yang bisa saya sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf dan terimakasih untuk kalian semua yang sudah membaca tulisan ku ini😊

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Malaikat yang tuhan kirimkan untuk ku

Belajar untuk saling memahami

Kudeta